Misteri Nasib 10 Ilmuwan AS, Kasus Kematian dan Kehilangan yang Semakin Gelap

17 April 2026

Misteri Nasib 10 Ilmuwan AS, Kasus Kematian dan Kehilangan yang Semakin Gelap

Sepuluh ilmuwan AS yang punya akses informasi sensitif tewas atau menghilang secara misterius. Kasus yang terjadi antara 2023 dan 2025 ini memicu kekhawatiran besar di Washington. Banyak pihak menduga kasus-kasus ini saling terkait.

Sebuah misteri yang terus berkembang di Amerika Serikat telah menarik perhatian nasional. Ini terjadi setelah 10 ilmuwan dan pejabat senior dilaporkan tewas atau hilang antara tahun 2023 dan 2025. Mereka memiliki akses ke informasi sensitif terkait nuklir dan luar angkasa. Pola yang tidak biasa ini telah menimbulkan kekhawatiran di Washington dan memicu spekulasi apakah kasus-kasus ini mungkin saling berhubungan.

Presiden Donald Trump membahas masalah ini secara terbuka untuk pertama kalinya pada hari Kamis. Ia menyebutnya sebagai isu serius. Ia juga mengatakan pemerintahannya berharap akan segera mengetahui lebih banyak. Pernyataannya muncul setelah muncul pertanyaan di Gedung Putih. Pertanyaan itu adalah apakah badan intelijen sedang menyelidiki kemungkinan hubungan di antara kasus-kasus tersebut. Para kritikus berpendapat bahwa situasi ini bisa menjadi masalah keamanan nasional yang besar. Terutama karena orang-orang yang terlibat memiliki akses ke program yang sangat sensitif. Program-program ini mungkin ingin menjadi sasaran musuh asing.

Salah satu kasus yang paling banyak dibicarakan adalah hilangnya pensiunan Jenderal Angkatan Udara William Neil McCasland. Ia menghilang dari rumahnya di New Mexico sekitar sebulan yang lalu. Laporan menyebutkan ia meninggalkan barang-barang pribadi yang penting, termasuk ponsel dan kacamatanya. Ia dilaporkan hanya membawa sebuah pistol. Pola serupa dilaporkan dalam kasus Steven Garcia. Garcia adalah seorang kontraktor yang terhubung dengan fasilitas yang memproduksi komponen kunci untuk senjata nuklir AS. Garcia juga dilaporkan meninggalkan rumah tanpa barang-barang dasarnya.

Orang hilang lainnya termasuk Anthony Chavez dan Melissa Casiazs. Keduanya terkait dengan Laboratorium Nasional Los Alamos. Mereka dilaporkan menghilang pada tahun 2025 setelah pergi dengan berjalan kaki dan meninggalkan barang-barang mereka. Monica Jacinto Reza, seorang manajer di Jet Propulsion Laboratory NASA, juga menghilang saat dalam perjalanan di California. Selain itu, beberapa peneliti lain yang terkait dengan pekerjaan ilmiah dan pertahanan canggih telah meninggal dalam keadaan yang tidak jelas atau penuh kekerasan. Termasuk Carl Grillmair dan Nuno Loureiro. Keduanya dilaporkan ditembak di rumah mereka.

Mantan pejabat FBI Chris Swecker menyatakan insiden-insiden ini lebih mungkin terkait dengan spionase modern daripada teori-teori konspirasi. Seiring dengan meningkatnya kekhawatiran publik, banyak orang di Amerika Serikat menunggu jawaban. Mereka ingin tahu apakah peristiwa ini adalah tragedi yang terpisah atau tanda dari ancaman keamanan yang lebih luas.

Source: Editorial Desk

Publication

The World Dispatch

Source: Editorial Desk

Category: World